Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Bokep Ngentot Dewi Sang Nafsu

Discussion in 'Cerita Panas' started by normaaan, Feb 12, 2016.

  1. normaaan

    normaaan Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Feb 12, 2016
    Posting:
    13
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Bokep Ngentot Dewi Sang Nafsu – Udara panas di dalam kereta membuat seluruh keringatku mengucur sebesar-besar jagung. Memang beginilah keadaannya kalau naik kereta siang-siang, apalagi perjalanan jauh. Kalau pergi ke rumah nenek memang paling praktis kalau naik kereta walaupun panasnya tidak ketulungan, soalnya tinggal turun, jalan sedikit, sampai deh.

    Sekitar jam 4 lebih sedikit, kereta yang kutumpangi tiba di stasiun kecil di ibukota kecamatan di bilangan utara Jawa Tengah. Keadaan stasiun di sini tidak sekacau di Jakarta. Aku pun berjalan menyusuri rel berbalik kea arah Jakarta.

    Melewati gang-gang kecil, tak lama aku tiba di rumah nenek.

    “Kulo nuwun.., Mbah.. Mbah..?” sapaku sambil mengetuk-ngetuk pintu.
    “Lah, koe toh Lik. Masuk.. masuk, Mbah kirain siapa. Numpak bus opo sepur..?”
    “Kereta, Mbah.”
    “Gimana kabar Bapak sama Ibumu..?”
    “Baik, Mbah. Ini ada titipan dari Ibu,” jawabku sambil meberikan sebuah bungkusan titipan ibu.
    “Yo wis, mandi dulu sana.”

    Aku pun langsung mandi, kalau udaranya panas seperti ini memang paling enak mandi. Jebur-jebur..!

    Selesai mandi aku pun ke dapur, kalau bisa sih ingin langsung makan. Waktu di dapur, yang kutemui bukannya nenekku, tapi seorang gadis, memakai daster hijau sedang berjongkok dekat sumur. Mencuci piring kali yah..? Terlihat dari sini badannya gemuk, tapi pantatnya.. waahh.. Asoy geboy.. gedebuk enjoy.. weleh-weleh.. Aku pun terkesima sesaat, namun..

    “Ngeliatin opo toh, Lik..?” tanya nenek mengagetkanku dan membuyarkan fantasi meraih..
    “Eh.., Embah. Itu siapa toh, Mbah..?” tanyaku.
    “Itu Dewi, anaknya Om Sabar, adiknya Bude-mu As, sekarang dia ikut Bude-mu.”
    “Jadi ya masih sepupuku..?”
    “Iya toh..?” jawab nenek.

    Dewi pun berbalik melihatku, manis juga. Apalagi disambung sama senyuman yang manis itu. Sepetinya sih dia pemalu. Lalu aku dikenalkan sama dia. Saat aku makan, sepertinya dia beberapa kali memandangku dari seberang sana sambil memotongi sayur. Ketika aku membalasnya dia langsung memalingkan pandangannya. Manis juga sepupuku yang satu ini, walaupun gemuk dan terlalu besar untuk anak kelas dua SMP.

    Code:
    http://www.gigolomaya.com/cerita-ngentot-dewi-sang-nafsu/
     
    Last edited by a moderator: Feb 14, 2016

Share This Page