Agen Togel Online Indonesia Agen Poker BandarQ Sakong Online
Agen Betting Online Terpercaya
Japsex - Japanese Sex
Kalau tidak bisa membuka alamat lusuh.com, link alternatif bisa gunakan http://tinyurl.com/iplusuh. BOOKMARK link ini jangan IPnya
     
   
Kalau tidak bisa membuka alamat lusuh.com, link alternatif bisa gunakan http://tinyurl.com/iplusuh. BOOKMARK link ini jangan IPnya
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Dewasa – Aku Yang Ngentot Dengan Teman Pacarku

Discussion in 'Cerita Panas' started by smokenjoyqq, Dec 21, 2017.

  1. smokenjoyqq

    smokenjoyqq Suka Lusuh

    Joined:
    Sep 14, 2017
    Posting:
    81
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    11
    [​IMG]
    Cerita Dewasa – Aku Yang Ngentot Dengan Teman Pacarku


    Cerita Dewasa – Penat rasanya mengerjakan tugas yang begitu seabrek yang diberikan oleh para dosen di kampusku. Akhirnya liburan semester pun telah tiba. Tapi apa yang harus aku lakukan gerutuku. Main ke mall sudah biasa, apalagi di kotaku tak ada tempat wisata yang begitu menarik untuk dikunjungi.


    Ketika aku melamun memikirkan soal liburan, pacarku menelepon.
    “Hallo sayang, yang si yuli ngajak liburan, katanya sih ke pantai Pangandaran, ikut yu”

    aku yang saat itu sedang memang ingin liburan tanpa pikrr panjang mengiyakan ajakan teman pacarku ini. Oh ya pacarku ini bernama Mia. Mia mempunyai tubuh yang sintal agak gemuk. Ukuran dada yang gede apalagi kalau dia menggunakan kaos yang ketat.

    Uhhh itu dadanya membuat semua pria ingin menjamahnya. Pacaranku dengan mia bisa dikatakan normal. Ciuman, pegangan tangan dan yang paling jauh paling blow job. Singkat cerita tibalah hari H keberangkatan. Kami berkumpul di depan kampus.

    Baca Juga : Kulakukan Seks Di Dalam WC Kantor Bersama Seketarisku


    Yang datang duluan yaitu Yuli dan adiknya Yuni beserta pacar-pacarmya. Oh iya, Yuli dan Yuni ini adalah saudara kembar identik. Mereka sangat mirip sekali hingga akupun tidak bisa membedakan kedua orang ini. Kami pun datang terakhir.

    “hai mi” sapa mereka
    “hai, udah siap berangkat?” tanyaku

    Kami pun berangkat ke pantai Pangandaran. Selama diperjalanan kami ngobrol segala hal. Mulai dari acara TV, olahraga, masalah kuliah dan yang paling tabu yaitu masalah sex.

    “Eh kita nanti disana kamarnya sepasang- sepasang aja ya” kata Geri pacar Yuni.
    “eeuummmmhhh boleh juga tuh” celetuk Mia sambil melirik kepadaku.

    Aku hanya tersenyum kecil.

    “Dan, emang lu gak keberatan kalau kita sepasang sekamar?” Epul nyeletuk.
    “ ya gak lah kita kan cuma sekamar, cuma tidur aja pake ribet” jawabku dengan di iringi tawa oleh semua orang yang ada di mobil.

    Ditengah perjalanan Yuli nampaknya mabok. Akhirnya kita putuskan untuk beristirahat dulu. Kita berhenti di rest area yang ada di Banjar. Para cewe ke kamar kecil mengantar Yuli. Ketika mereka ke toilet, Geri membisikan sesuatu yang membuatku terkejut.

    “Dan tadi gue sama Epul udah setuju untuk tuker pasangan disana, gimana lu mau ikutan gak?”. Gue kaget dan hanya tersenyum kecil.
    “kita liat aja nanti” jawabku.

    Perjalanan pun kami lanjutkan kembali dengan keadaan Yuli yang sudah membaik. Selama sisa perjalanan aku jadi membayangkan tubuh ketiga cewe ini, untuk mia mungkin aku sudah pernah liat meskipun cuma sekilas waktu di rumahnya. Tapi untuk Yuli dan Yuni aku begitu penasaran. Tapi untuk ukuran susu mereka akau taksir hanya dibawah ukuran susu pacarku Mia. Mungkin hanya 34B. Tapi mereka mempunya wajah yang cukup cantik mengalahkan wajah pacarku.

    Akhirnya setelah menempuh perjalanan sekitar 6 jam dari Bandung ke Pangandaran kamipun sampai di Pantai Pangandaran. Kami tidak langsung menuju penginapan tapi kami ke berhenti dulu di pantai Timur pangandaran.

    Kami pun berfoto disana. Kulihat Geri ataupun Epul tak henti-hentinya melirik kearah susu mia. Kami pun melanjutkan perjalanan ke penginapan yang sudah Epul sewa sebelumnya. Kami pun sampai di penginapan. Penginapan kami ini berbentuk rumah dengan 3 kamar di dalamnya. “ Kak Dani tolong bawain tasku dong” pinta Yuni. “Yaelah ada pacar lu masih aja nyuruh pacar gue” singgah mia.

    Yuni pun hanya tersenyum sambil melirik ke arahku. Kami pun masuk ke kamar masing-masing. Aku dan mia, Geri dan Yuli serta Epul dan Yuni.Ketika kami mau masuk ke kamar masing-masing, Epul berteriak “Have fun all…..” disertai tawa dari kami.

    Kami pun masuk ke kamar masing-masing dan mengunci kamar nya. Aku langsung merebahkan diri ke tempat tidur karena badanku sangat capek setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang. Dan mia langsung ke kamar mandi. Ketika dia keluar kamar mandi aku terkejut sekaligus terpukau. Mia hanya menggunakan tengtop tanpa BH dan hanya menggunakan handuk dibawahnya.

    “Hayooo ngelamunin apa sayang” dia mengagetkanku.
    “Kamu terangsang pengin ngewe ya liat aku kaya gini hehehe” dia tertawa kecil.
    “Ah biasa aja” tembalku. Lalu dia mencari tisu di tasnya dan ternyata tisu itu tertinggal di tasnya Yuni.
    “ Yang tolong ambilin tisuku dong di Yuni” pintanya.

    Akupun pergi ke kamar Yuni. Dan ketika kau pergi ke kamar Yuni, aku melewati kamar yang ditempati oleh Yuli dan Geri. Gilaa, aku mendengar suara desahan dari kamar mereka. Dan yang lebih kaget ketika aku sampe dikamar Yuni dan mengetuk pintu kamar, ternyata Yuni baru selesai mandi dan hanya memakai handuk yang dililit ke tubuhnya. Luihat tubuhnya begitu putih mulus dan susunya ternyata cukup besar,mungkin karena pake anduk kali ya.

    “Eh kak Dani, ada apa kak?” dia menyapa.
    “ Ini Yun, kata Mia tisunya tertinggal di tasnya Yuni”,
    “oh iya kak sebentar saya ambilkan”, ketika dia megambil tisu di tasnya dia berjongkok, kuliat samar- samar mekinya.

    Wow mekinya bersih tidak ada bulunya.

    “Epul mana Yun, kok gak ada?”.
    “Oh dia lagi keluar buat beli rokok” jawabnya.

    Akupun kembali ke kamarl, dan ketika aku sampai dikamarku kulihat Mia sedang ganti baju, akupun menyergapnya dari belakang dan langsung memegang susunya yang montok.

    “uuuhhhhhh” lenguhnya, diapun berbalik dan langsung mencium bibirku.

    Kami berciuman agak lama hingga akhirnya Yuli membuka kamarku dan mengagetkan kami yang sedang asyik berciuman sambil gerepe susu mia.

    “ Mi, gue pinjem…..”. belum sempat dia melanjutkan omongannya dia terkejut “ uppss sory sory gue gak tau kalian lagi ciuman hehehe” dan diapun pergi ke luar sambil menutup pintu kamar kami.

    Aku dan mia hanya tertawa. Akupun mandi dan setelah mandi kami pun langsung pergi jalan-jalan ke pantai barat Pangandaran. Ketika para cewe melihat-lihat baju, Epul dan Geri menghampiriku dan berkata lagi.

    “ gimana Dan, mau gak nanti malam kita tukar pasangan?”,
    “Oke, tapi mia masih perawan, gimana dengan Yuni dan Yuli? Aku gak mau kalau aku dapet yang gak perawan” kataku.

    ”Tenang aja, Yuni masih perawan belum gue apa-apain kok” singgah Epul.
    “Kalau si Yuli pasti udah gak perwan ya, soanya gue tadi denger desahaan dikamar kalian berdua” tanyaku pada Geri. “Yaelah bro, geue tadi hanya BJ aja sama dia saling memuaskan kok, gak lebih” jawab Geri.

    “Lagipula kita nanti malam main sama pasangan masing-masing dulu lalu kita tukar pasangan, so perawan pacar masing-masing hanya kita yang nikmati,gimana?” singgah Epul.
    ” Tapi mereka yakin mau gak? “ tanyaku apada mereka.

    “Yuni sih awalnya ragu, tapi akhirnya setelah gue bujuk dia akhirnya mau, sekalian rasain gimana sex sama orang lain katanya” kata Epul.
    “Kalau Yuli jangan ditanya, rencana awal liburan kesini tuh emang dia mau ngelepas perawannya buat gue” kata Geri.

    Akhirnya kita pun sepakat bahwa nanti malam akan pesta seks dengan bertukar pasangan. Singkat cerita kami sudah pulang ke penginapan. Aku ajak mia untuk ngobrol tenteng pesta tukar pasangan tersebut.

    “Gila kamu ya. Masa kamu rela pacarmu diperawanin sama orang lain? Gak mau ah, aku mau melepas keperawananku hanya oleh kamu”,

    “Bukan diperawani sayang. Yang mau merawani kamu ya aku, nanti udah kita selesai ngewe nya, kamu pindah ke Epul atau ke Geri dan Yuli atau Yuni pindah ke kamarku lalu ngewe denganku,gimana? Kan kata kamu, kamu ingin liat penis orang selain punyaku, yak kan??””

    “Lalu Yuni dan Yuli gimana?” tanyanya
    “ya kamu telepon aja mereka, mau atau nolak sama rencana ini?” jawabku

    Lalu dia menelepon Yuli dan Yuni dan ternyata mereka menerimanya asalkan perawannnya buat pacar masing-masing.

    “Yaudah deh aku ngalah” kata mia. Lalu dia menciumku dan mendorongku ke atas tempat tidur.

    Baca Selengkapnya DISINI


    [​IMG]
     

Share This Page