Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Dewasa Adinda Putri Cantikku

Discussion in 'Cerita Panas' started by regeettt, Dec 2, 2015.

  1. regeettt

    regeettt Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Dec 1, 2015
    Posting:
    24
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Dewasa Adinda Putri Cantikku – Kulihat putriku berpamitan dan mencium pipiku. Memasuki mobil dan melewati pagar rumah menuju sekolah. Terasa berbeda saat kecil dulu.

    Benar-benar sudah besar putriku. Sudah sma sekarang. Oh.. Iya. Perkenalkan namaku Rudy, ayah dari putriku yang pamit. Umurnya masih 45 tahun. Aku adalah bisnis man yang sudah berkeluarga. Namun, istriku sudah meninggal karena penyakit kanker mendadak. Biasanya jika sedang pengen, aku menyewa wanita. Tapi tetap cinta pada istri dan putriku. Fisikku menonjol dan bertubuh gempal dengan otot di lengan.

    Sekarang aku tinggal berdua dengan putriku. Putriku bernama Adinda. Panggil saja Dinda. umurnya 17 tahun dia sudah sma kelas 2. Dia sudah benar-benar besar sekarang. Tumbuh cantik dan semok.

    Putriku memakai pakaian selalu sembarangan. Seperti saat tadi pamitan, seragam ketat dan rok spannya menunjukkan kemolekannya. Sungguh penampilan yang sangat nakal. Rambut cepol yang indah, kulit putih bersih, lekuk tubuhnya, dada yang sekal, kaki mulus, dan aroma tubuhnya. Itulah ia saat pergi ke sekolah. Jujur saja pemandangan itu membuatku ngaceng tadi. Dia pamit nunduk sehingga belahan dadanya jelas sekali terlihat.

    Saat di rumah pun pakaiannya sembarangan. Mungkin ia berpikir rumah sepi tapi aku ayahnya, ayah kandungnya. Gimana kalo aku nafsu sama dia. sadar rud dia anakmu . Penampilan sehari-harinya sering kujadikan tontonan. Bagaimana tidak gumpalan dada yang bergoyang dan lenggokan paha pantat semok yang sering dia tunjukkan.

    Tapi, sepertinya dia cuek saja diperhatikan malah semakin mancing. Kehidupan di sekolahnya yang nakal tak bisa kubayangkan bersama teman lakinya. Benar-benar putriku ini sudah berubah menjadi jelita. Layaknya seorang pria, jika Dinda mendekat denganku gimana aku bisa tahan. Dekat dengan tubuh cantik, putih, bening, mulus, semok, dan nakal. Dan biasanya setelah berdekatan dengannya biasanya kuakhiri dengan senam 5 jari dengan sabun di kamar mandi. Kukocok kontolku sambil membayangkan setiap godaan yang ia berikan. Aku membayangkan dikocok oleh tangan putriku ohh… Tangan lentik mulus itu dikocok saja pasti enak banget. Hingga impianku terwujud…

    Sumber
     

Share This Page