Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Dewasa Andai Terulang Lagi

Discussion in 'Cerita Panas' started by depresss, Mar 8, 2016.

  1. depresss

    depresss Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Mar 8, 2016
    Posting:
    28
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Dewasa Andai Terulang Lagi – Kesibukanku pd kerjaan sangat menyita waktu. Sudah pukul 5 pagi aku blm pejamkan mata, namun tugas kantor harus slesai saat ini. Seling 10 menit kmdian akhirnya slesai juga tugas ku..lalu aku berkemas data2 krjaan pd laptop tuk ak bawa ke kantor.

    Matahari telah menampakan sinarnya..aku sudah selesai mandi sambil menikmati segelas kopi hangat menunggu jam 8 aku harus jalan menuju kantor. Sesampai di kantor, aku mulai sibuk menyiapkan hasil kerja aku tuk serahkan kepada klienku yang sedang menuju kantor ku.

    Sebut saja aku BIAN, karena semua yang kenal aku memanggilku Bian. Tidaklah tampan diri ku, Profesiku sebgai seorang disainer interior, slalu berhubungan dgn berbagai macam type manusia bila mereka menginginkan jasa ku. Dan hari ini, hari kamis aku sangat lelah campur ngantuk krn begadang smalaman.

    Singkat cerita, tibalah klien ku datang di kantor ku, lalu ku perintahkan karyawanku tuk antar tamu ku masuk ruangan ku.

    Aku belum pernah bertemu dgn klien ku sbelumnya, slama ini hanya melalui telepon & via email hubungan komunikasi ku. Dia seorg wanita, entah bagaimna rupanya, umurnya pun aku blm tau, namanya LAURA (nama disamarkan). Sketika pintu ruang ku diketuk lalu dibuka,

    “permisi pak, ini ibu laura tamu bpk sdh hadir” ucap supri karyawanku.
    “baik, silahkan masuk ibu laura” aku mmpersilahkan masuk klien ku, lalu aku ucapkan terima kasih kpd supri.

    Seketika aku terpanah oleh penampilan ibu laura, wajah yg manis, kulit kuning langsat, langsing that body, rambut sebahu, tinggi skitar 168cm, cukup tinggi dgn high hill hitam. Lalu lamunan singkat ku terpecah,

    “slamat pagi pak bian..!!” laura menyapa ku sambil menjulurkan tangan tuk jabat tangan..
    “ehh..slamat siang bu laura” balas ku..”silahkan bu duduk.” ak mengajaknya duduk di sofa ruang kantor ku.
    “terima kasih pak, ruang kantor yg nyaman pak..” memuji ruangan ku.
    “trima kasih bu laura, tak sebanding rasanya ruangan sy bila dibanding dgn penampilan ibu..” aku coba memujinya..hehehe…
    “ahh..bisa aja pak bian, mngkin krn baru kali ini kita brtatap muka.,slama ini kita hanya melalui telpn.”
    “betul bu laura…,baik bu..kita mulai mmbicarakan disain yg ibu pesan.”
    “baik pak..mari kita mulai..”

    Sumber
     
  2. cerbol

    cerbol Suka Lusuh

    Joined:
    Jan 21, 2016
    Posting:
    84
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    11
    ane bantu tongolin ya :beer:

    Lalu kami berbicara serius tentang proyek interior rumah bu laura, aku mulai lebih dlu tuk mempresentasikannya, bu laura srius mndengarkan sesekali bertanya. Setelah 1jam setengah, slesailah diskusi kami ttg disain ku, ada sdikit perubahan atas permintaan bu laura sndiri, lalu kami sama-sama spakat tuk tandatangani kontrak.

    “ya..telah slesai pak, sy stuju dgn hasil disai yg ini.” ucap bu laura.
    “sy senang bila ibu dpt menerima hasil disain sy.” balas ku.

    Baik pak..kpan mau survey rumah sy.?”

    “hari sabtu bu sy survey..asal ibu siap dgn waktu sy.”

    Skilas waktu..kami terlibat dgn pembicaraan yg lebih ringan, agar kami tidak lagi ada rasa canggung. Bahkan pembicaraan kami lebih terbuka ttg kehidupan masing2. Ternyata, bu laura masih singel, dia seorg pengusaha butiq di ibu kota, walau blm banyak cabangnya, tp sdh cukup terbilang sukses. Bercampur candaan kecil, gelak tawa pun mnghiasi obrolan santai kami. Stelah cukup lama..brtepatan dgn jam makan siang, lalu bu laura berpamitan, tuk beraktivitas disisa waktunya hari ini.

    Waktu berlalu bgtu cpat hingga tiba sore hari. Tadinya tidak trpikir apapun tentang pertemuan aku dgn bu laura siang tadi, tapi kini terbesit kmbali dlm angan akan pertemuan aku dgn bu laura, rupanya dlam obrolan santai tadi, bu laura sdikit mnceritakan siapa dirinya yg sbenarnya.

    Aku masih blm mau tuk berumah tangga, karena ak masih mau sndiri, ingin menikmati hasil usahaku dulu brsama org tua ku. Lain hal dgn bu laura, baru berumur 26 tahun, lebih muda 7 tahun dgn ku. Status masih singel, dgn alasan masih ingin fokus dlm mengmbangkan bisnis butiqnya, bukannya blm pernah punya rencana tuk nikah, menurut cerita dia, 2 tahun yg lalu sdh mau menikah namun gagal akibat sang calon pria ternyata sdh memiliki istri & 1 org anak. Jelas bu laura sangat kecewa & depresi. Dgn bgtu, dia alihkan smua peristiwa pahit itu tuk kembangkan bisnisnya, yg termasuk keturunan orang konglomerat.

    “aaahhh…sudahlah.!” gumamku membuyarkan lamunan bu laura yg sungguh manis & energik, lalu aku bergegas tuk pulang & beristirahat, krn smalam aku tidak dapat tidur.

    Singkat waktu, tiba di hari sabtu, bulan Mei 2012. Sesuai kesepakatan aku dgn bu laura, hari ini aku harus survey ke rumah milik bu laura yg baru dibeli di salah satu perumahan elit di Cibub*r. Tepat jam 8 pagi aku sdh siap, sdh sarapan jg ngopi, lalu hp ku brdering tanda panggilan masuk. Trnyata bu laura…

    “pagi pak bian..!!, bgaimna rencana hari ini.? Jdi kan bpk survey..?” sapa & tanya nya.
    “ok ibu..!!! Sy sudah mau jalan nih..!!
    “baiklah klo gitu pak.,sy tunggu di lokasi ya pak.,sy dari daerah cipay*ng, skitar 20 mnit sy sdh sampai..”

    Aku mndengarkan sambil panasin mesin mobilku.

    “oke ibu…!!” Sdikit berayun ucapanku. “skitar 1 jam sy sampai dr kelapa gad*ng bu.”

    Berbekal alamat dlm sms, aku meluncur lewat jln tol. Skitar 1 jam ak tlah tiba di depan gerbang kawasan perumahan. Trlihat beberapa security sdg berjaga, lalu aku bertanya kpdnya. Stelah dapat petunjuk arah dr bpak satpam, aku melajukan mobilku sambil mmperhatikan rumah2 1 per 1..yuuup…aku dapatkan alamatnya. Rumah yg cukup mewah, tidak besar namun pekarangannya luas dgn pagar yg cukup tinggi.

    Aku melihat mobil CRV biru sdg parkir di carport dlam, tentunya milik bu laura. Lalu ak parkir di blakang mobilnya.

    “hallo pak bian..slamat datang di rumah ku yg masih kosong ini..hehehe..” sambutnya..
    “iya ibu laura..waahh..rumah yg trlalu besar tuk ibu tinggal disini sendirian.” balasku smbil mnghampiri & mnjabat tangan halusnya..”hhhhmmm…!” dlm hati ku.
    “ahh..pak bian..klo dah diisi interiornya jg jd penuh nih rumah, lagian tuk sy sewakan nantinya..,mari masuk pak tuk lihat-lihat..!!”
    “mari bu..!!”

    Lalu kami mulai terlibat oleh pembahasan proyek kami. Dimulai dr lantai atas lalu turun ke lantai bawah. Skitar 2jam kami mmbahasnya, wktu yg ckup lama yg akhirnya sikap kami smakin lebih luwes & akrab dgn sndirinya dan sdh cukup buatku data2 yg aku butuhkan. Kami hanya berdiri di dlm ruangan itu, krn masih kosong, brhentilah kami di ruang tamu.

    Tanpa aku sadari, aku terpanah kmbali dgn penampilan bu laura. Mengenakan kaos kuning agak ketat,walau tak terlalu besar dadanya tp cukup menonjol, rok coklat lebar sbatas lutut, berhias betis yg cukup ramping di bawah roknya, rambut dikuncir kecil menampilkan leher blakangnya yg putih mulus mnggairahkan..”aaahhh…andai saja..???????”.

    “haii..pak bian..!!! Sdg melamun apa.??”. Sapanya mmbuyarkan lamunanku bercampur kaget.
    “ohh..ini bu…sy lagi mikir..hhhmm..kira2 motif apa yg baik tuk ruang tidur ibu nanti.!?” aku brpura2 mikir disain.
    “hahahahahaha…!!” bu laura tertawa kecil.
    “loh ko..ibu tertawa..???” aku heran liat tingkah bu laura.
    “pertama..,jangan panggil aku dgn sebutan ibu..krn aku terlalu muda tuk dipanggil ibu, blm nikah pula..,kedua..,rumah ini tuk aku sewakan full furnish, ingat kan pak.!? jadi disini ga ada kamar aku…!..hehehehe..!!”

    Cukup malu aku kepergok lamunan ngeres aku..tapi aku ga mau mati gaya, ak beranikan balas ucapannya dgn nyerempet2 sdikit..

    “hehehehe..bgni bu..!..Pertama…aku terima kemauan kamu tuk tdk panggil ibu, skarang aku akan panggil nama aja..Laura.!!, walau blm nikah..mngkin kalo kawin sdh..uupss..maaf..!! Hehehe..”

    Laura lngsung menyubit genit perut aku..aku pura2 kaget..

    “kedua…(lanjutku)..yaaa..mngkin nanti kita bisa lanjut bahas interior di kamar Kamu..!! Hehehe…!!”

    Laura malah tertawa lebar, sambil sesekali memukul manja lengan aku..

    “aahh..pak bian..paling jago memang kalo ngomong..!!” wajahnya cukup tersipu.
    “slain ngomong..ada hal lain yg jago aku lakukan..” bikin laura penasaran dgn ucapanku ini.
    “apaan tuh pak..???” sdikit bingung dia brtanya.
    “anu…hhmm..anu laura…hhmmm…anu..!!?”” aku hntikan agar makin penasaran.
    “apaan sih..!? Ko anu2 doang..??….idiiihhh…pasti ngeres nih artinya..!!”
    “jago anu lauraaaa…..!!!” laura tertegun mnanti jawab ku..”jago gambar maksudnya..!!”..lanjutku.
    “hahahahahaha…!!!” laura tertawa lepas…”sdhlah..kita cari makan yu pak.!” ajaknya.
    “yuuu…tp jngn panggil pak ya..panggil aku bang aja..” pinta ku.
    “iya bang…no problem..!”
    “laura..!! Mngkin lebih baik kita delivered order aja makannya..gimana.??”
    “ok pak..kita bisa lbih lama manatap rumah ini..,mngkin akan menambah inspirasi disain abang nantinya.!”

    Lalu kami sibuk menghubungi fastfoot terdekat, akhirnya kami pesan m*don*lds dr kawasan cibub*r jg. Skrg tinggal nunggu makanan datang.

    “oh iya..sambil nunggu, kira2 ada sesuatu ga ya dr mobil kita tuk alas kita duduk makan.?” tanyaku smbil mikir.
    “aku ingat.!! Jawab laura..”di mobil ku ada bad cover, kmrn aku bawa dr butiq ku krn reject..,sbentar ya aku ambil.!”

    Sambil melangkah jalan keluar, dr belakang aku lihat pinggul & bokong laura berayun indah mengiringi langkahnya..sungguh indah goyangnya..tanpa sadar,

    “anu” ku mulai berdenyut mau tegang..”aaaahhhhh….!!!”..ak tarik nafas tuk longgarkan ketegangan area dalam celana jeans ku.

    Tak lama laura balik mmbawa yg dijanjikannya, lalu kami langsung menghampar badcover di lantai ruang tamu. Kami duduk bersama. Laura duduk di hadapan ku dgn bersila. Aku pun bersila mnghadapinya. “hhmm..kaki yg mulus, bagus bentuknya kala laura duduk bersila. Kami ngobrol ngalor-ngidul, dr mmbahas hal yg sderhana sampai hal pribadi. Bertambah dekatlah kami berdua. Bahkan sdh tidak malu lagi bila kami bicara agak porno sdikit. Lagi asyiknya ngobrol, lalu laura bertanya…

    “bang…!!..abang ngerokok ga.?”

    Cukup kaget aku mndengarnya..”iya aku ngrokok..,kmu jg.?” tanya ku.

    “iya bang..tp aku kehabisan rokok..!!
    “nih ada di tas aku..”

    Tas aku ada di samping aku, aku pikir dia tidak ngrokok, jd ak hormati dia tuk aku tdk mrokok di depan laura.

    “biar aku ambil sendiri bang..!..ga pa2 kan.?” selanya.

    apun.
     
  3. cerbol

    cerbol Suka Lusuh

    Joined:
    Jan 21, 2016
    Posting:
    84
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    11
    Laura beranjak bukan berjalan, tp merangkak ke arahku tuk ambil tas di sampingku. Aku menelan ludah melihat tubuh langsing laura merangkak macam singa betina, ayunan pinggulnya membuat kontol ku tegang dgn cepat, mataku terbuai pemandangan tengkuk leher yg terbuka krn rambutnya dikuncir, mulus..bersih..nafsuin dgn bulu halus melambai mnggoda, namun laura cepat mengambil rokok dr tas ku & berbalik duduk di hadapanku. Tiba2 dr luar rumah terdengar org datang, ternyata pesanan makanan sdh datang. Aku mengambil & membayar makanan lalu balik & mulai makan bersama, berdua.

    Makanan telah habis kami santap, entah bgaimana awalnya, tapi kami sdh duduk berdampingan bersandar pd dinding sambil sama2 mnghisap rokok, laura duduk samping kanan aku.

    “laura..!..kamu ga canggung duduk rapat bgni ma aku.?” smbil aku hisap rokok.
    “mangnya ga boleh bang.?”
    “bukan apa2 laura..aku merasa ga pantas begini, kamu klien aku.!”
    “bang..!..sdh cukup panjang hari ini kita bersama, aku merasa sprti sdh lama kenal, bahkan obrolan kita aja kadang vulgar, aku nilai abang asyik orangnya..” laura coba mnjelaskan.
    “yaaa…klo aku sih asyik-asyik aja..makin dekat..makin baik buat ku..hehehe..” ak coba mmbuka godaan.
    “yeeee….maunya tuuhh…!!!”. Sdikit mmiringkan bdannya tuk mnjauh.

    Seketika aku menarik lengannya tuk merapatkan tubuhnya pd tubuhku. Lalu wajah kami berhadapan rapat, mata beradu tatap penuh isyarat. Ku lihat bibir mungilnya sdikit bergetar lembut. Entah setan apa yg telah merasuk kami berdua, yg pasti..,dr tatap mata laura tak ada tanda2 penolakan tuk aku dekatkan lagi wajahku mencoba mencium bibir mungil laura, bahkan laura mulai pejamkan mata saat bibirku mulai menyentuh bibirnya.

    Oohhhh…justru jantung aku berdetub keras, hati rasa tidak percaya, skrg…bibir manisnya sedang aku kulum lembut..perlahan-lahan. Sedetik kmudian, aku rasakan bibir laura mulai memberi balasan lembut, menghisap bibir bawahku..lalu aku lanjutkan tuk goda gairahnya lebih tinggi lagi dgn lumatan2 nafsuku.
    Sungguh beruntung diri aku ini..

    “hhhmmmm…aahhmmm…!” laura mulai mndesah dlm ciumannya.

    Bibirnya mulai terbuka, mmberikan ruang tuk aku telusuri lbih dlam lagi dgn lidahku..dan..

    “aahhmmm…hhmm..” suara birahi mulai menghiasi fresh kiss kami.

    Lidahku masuk, terbalas oleh lidahnya..hangat, lembut, tertancap sdh gairah ku oleh lidahku di rongga mulutnya.

    Laura sangat menikmati pagutan bibir & lidah ku.,hingga kepalanya bergerak bebas sperti mencari ciuman yg lebih nikmat lagi.
    Perlahan aku lepas bibirnya, turun menciumi dagunya..mulailah rintihannya terdengar…

    “aahhhh…ooooohhhh…biaahhnn..!!”

    Lumatan aku mulai mendarat di leher depannya, terus aku ciumi stiap centinya..

    “ooohhhhhhh….ssssshhh….!” kembali laura mendesah..

    Lalu ciumanku berputar leher samping bawah telinga…

    “oooooohhhhh…..gheeeliii..baaanghhh…!”
    “hhmmmuaachhh…leher kamu halus & wangi laura..!” pujiku smbil terus mencumbunya.

    Tangan kami yg sdari awal tidak bermain, kini tangan kanan laura mulai lebih dulu membelai kepala ku. Sambil terus mendesah..

    “aahhhhhh…ssssshhh…ooooohhhh….!”
    “kenapa kamu laura.??” ak hntikan dlu cumbuku di lehernya.
    “ooohh..bang..,teruskan baang..jngan hentikan..!” pinta laura sambil menekan kepala ku ke lehernya.

    Aku sangat bernafsu, aku langsung cumbu leher bawah telinga laura, tangan kanan ku rangkul pinggul rampingnya, tangan kiri ku langsung mendarat di toketnya & ku remas2 nafsu..

    “aahhh….bang..sssshhhaaahhh…!!” rintihnya. Lalu tangan ku yg meremas toket kirinya dibimbingnya tuk remas toket sbelahnya, msih dr luar kaosnya..
    “uuhh..abaaanghh..cium terus baang…geliihh..baang..”

    Aku sprti tak sabar, mumpung laura sdh tinggi birahinya, kmudian aku langsung angkat baju kaosnya dgn tergegas. Ternyata laura pun membantu tuk melepas bra putihnya jg dgn trburu2. Scepat kilat laura telah telanjang badan..dgn nafsu tinggi lalu menarik kpala ku ke arah dadanya…

    “aahhhh…hayo bang..lanjutkan…ooohhhh…!!”

    Aku pun kaget dgn sikap buru2 laura, aku tubruk dadanya dan….ooohhh…puting yg mancung & kemerahan ku lumat satu persatu..

    “ssshhhh…aaahhh…hiya begitu bang…aahhhh….hisap bang…mainkan…oooohhh…..”

    Laura beranjak cepat naik menunggangiku berhadapan, dan..

    “aaahhhh…baaaang…nikmaaat bang..terussssskaan..uuhhffff…!”.

    Kedua tanganku langsung merogoh pantatnya.,mulutku sibuk dgn kedua toketnya yg masih padat nan mulus.,geliat tubuh laura sngat sensual sambil memeluk kepalaku..ooohh..rupanya cd laura g-string.,terasa lembut gundukan pantatnya.

    Wajahku terangkat,

    “oohhh..laura.,kamu bgitu nafsunya..”
    “Iyaa..bang..laura baru kali ini lagi dicumbu pria..” jawabnya.

    Lalu laura perlahan mengangkat duduknya, menempatkan slangkangannya di atas gundukan kontol aku yg telah konak keras dr tadi..sambil kmbali menciumi bibirku..dia mulai menggesek memeknya dgn goyangan perlahan..

    “hhmmmuachh…mmm..bang..punya abang dah konak nih..ooohhh..uuffhh…baaang..!”

    Aku tidak berkata apa-apa, aku terus sibuk memainkan piting toket laura keduanya dgn lidahku. Gesekan slangkangan laura mulai menekan di gundukan kontolku..

    “sssshhhhaaahhh…oohh..,oohhh..abanghhhhhm..” racau laura.

    Lalu laura merangkak turun dr pangkuanku, tangannya langsung membuka resleting celana ku, dgn terburu..,dipeloroti celana panjangku beserta celana dalamku skaligus…dan..

    “ooohhh..bang bian..kontolnya keras sekali..!”…tanpa disuruh, seketika laura langsung melumat kepala kontolku..
    “oohhh..laura…hayoo..mainkan..lumat habis laura..”
    “hhoouugffff..hhhhmmm….hiiiyaa..!!”

    Kontolku dikocok-kocok dgn mulutnya. Lidahnya berpagut melingkar batang kontol ku, hisapan-hisapannya memberikan pijitan luar biasa pd gairah ku. Oooohhhh….sungguh kenikmatan yg luar biasa.

    Kurang lebih 5 menit laura menyepong kontol ku, aku pun ingin bergantian memikat gairah laura lebih dalam lagi. Ak angkat kepalanya, lalu aku gerakkan tubuh laura kesamping agar dpt celentang, lalu aku angkat roknya tersibak ke atas, dan..

    “aaaaauuwwwhhhh…aaahhh..aahh…abaanghhh…o oohh h..!!”

    Dgn sedikit kaget, laura terpekik sketika aku langsung menjilati memeknya. Jembut yg tumbuh halus menyebar mmberi tambahan sensasi luar biasa. Aku lumat habis dari itilnya hingga sluruh bibir memeknya. Tatkala aku mengisap itilnya..

    “aaaaahhhhhh….ooooohhhhffff….ahh..ahh..ahh …! !” birahi laura makin berkicau.,tubuhnya kian menggeliat sensual..,toketnya terus diremas2 sendiri.

    Aku sdh tak sabar lagi. Kontolku sdh berdenyut tegang. Laura pun sdh tak berdaya dgn nafsunya. Lalu aku bangunkan tuk duduk diatas ku.

    Oohhh…!! Memeknya hangat, basah, tergesek2 kontolku..

    “oohhhff…bang..masukin ya banghh..!?”
    “iya manis…entot memeknya maniss..!”

    Tangan laura membimbing kontolku ke arah bibir memeknya, matanya terpejam sayu..perlahan dia turunkan pinggulnya, kepala kontolku mulai menyeruak masuk ke liang memeknya..

    “hhhhmmmm….sssssshhhhhaaabaaanghh…hhaaaa.. !”

    Laura menahan bberapa saat. Aku sangat menikmati stiap centinya kontolku masuk lubang memeknya..dan….BLEESSSSS…..!!

    “aaaaaaahhhhhhhssssssshhh…!!!!!” kami sama2 melenguh desis nikmat, skrg kontolku telah masuk keseluruhan, tubuh laura tertarik kebelakang, kpalanya tengok ke atas.

    Lehernya yg terbuka aku cium.,aku jilat. Tangnku mulai meremas toket bulat laura..

    “oohh..bang..kontolnya keras sekaliihh…ooohhhff..”
    “hayo maniss…goyangkan..,entot memeknya..”
    “hhiiyaa bang..sssshhhhhahh..nikmaaat bang..!”

    Pinggul laura naik turun, memeknya mengocok batang kontol ku, ooohhh..laura pandai rupanya.,putaran pinggulnya memberikan sensasi liar nan lembut. Tanpa melepas roknya, memek laura terus dikocoknya pd kontolku.

    “ooohhhh..abhaaang…aaahh..aahh..ahhhh…ssss sshh aaahhh…”

    Goyangannya mulai dirubah, skarang pinggulnya maju mundur.,sehingga ada yg tersentuh di lubang memeknya, terasa oleh ujung kontolku..

    “oohh…oohh..bang bian..aahh..aahh..itil aku nikmat bang…ooohh..!!”
    “terus manisss..terus entot memeknya…ooohhh..!”

    Semakin cepat goyangan maju mundurnya pantat laura, sperti ada yg dirasanya.

    “aaaahhh…bang..!..oohh..bang..ooohhh…ssssh hhha aaahhh..aku entooot baang..ooohhh…ooohhh…entot bang..entoooot.baaanghh..!!!”

    Laura mulai berteriak dlam tegang tubuhnya.,terkejang dan tangannya mencengkram kuat bahuku.,puncaknya mulai dirasa laura…

    “oohhh..bang..aku ga kuat baaang..oohh..oohh…hhhheegggggghhhhhhhAAAAAAAAAA AAHHHHHHHH….baaanghhh…sssssssshhhaaaahhhh….! !!!!!!”

    Laura telah dapat klimaksnya, tubuhnya terkulai diatas peluk ku, liang memeknya basah oleh cairan kenikmatannya, namun aku belum mendapatkannya.

    “sekarang aku ya manisss..!?!!” pintaku.
    “hhiiyaa bang..hayuu bang..entot memek laura bang..!”. Laura membalikkan tubuhnya celentang, roknya diangkat dan memberi ruang dgn mengangkang lebar.

    Aku terperanjak melihat slangkangan laura.,memeknya terlihat memerah basah, tak aku sia2kan, aku jilati dulu keindahan memeknya..

    “aaauuwwww….abaang…linu bang..jangaaan..aaahhh..aaahhh….!”

    Ini dia..geliatnya yg aku suka…tak lama aku sudahi jilat memek laura, langsung aku arahkan kontolku ke lobang memek laura..aku tusuk perlahan..

    “oohhhh baang..”, aku lebih benamkan lagi..,dan…
    “ooohh…laura…memek kamu hangat…legiiit..”
    “ssssshhaahhh…iya sayaaang…hayoo..sayaaang..entot memek laura..!!”

    Aku genjot kontol aku ke lobang memek laura, perlahan..perlahan..terus campur putaran lembut. Laura menatapku bgtu dalam.

    “ssshhhaahh…laura..memek kamu enak maniss..oohhh..!”
    “hiiya sayang..euh..nikmatin baang..entot terus bang..ooohhh..ssshhaaahh…!”
    “ooohhh..lauraa…aku ga tahaan..oohh..oohh..oohhhhlaura..!”. Tanpa sadar kontol aku semakin cepat mengentot memek laura.,sperti ada yg mendesak dr batang kontolku. Tapo apa yg terjadi.?
    “ooohhhhhh…saaayaang…gateell banget memek aku baang..oohhh…ooohhhh…ga kuaat aku saaayaang..!!!”
    “oohh lauraaaa…khenapaaa..maniss..ooooohhh?!!!!
    “aaaaahhhh….jangan tanya baang…entot terus baang..ooohhh…entot memek laura bang…sekarang bang..oohh..oohh..sssshhhh…!!

    Rupanya laura mau klimaks lagi.,aku pun sdh mau mendapatkannya jua..

    “oohh..iya manisss..oohhh…aku entot memek kamu lauraaa..aaahhh…heeegghhh….OOOOOOOHHHHHHH….L AAAUUURRAAAAHHHHHH….!!!”

    Dgn waktu bersamaan..,

    “ooohhh..ssaayyaaanghhhh…entoooot terusssaayyaaaanggg…hhhheeeeeggggghhhhhh….OOOO OOOHHHHHHHHHSSSSAAAAYYAAAAANGGHHHHH….sssssshhhha aaahhh….!!”

    Tubuh ku mengejang kuat, begitu jg laura. Kontolku memuncratkan sperma yg luar biasa di dalam lobang memeknya. Kami bersamaan mencapai puncaknya. Aku terkulai diatas tubuh laura, laura pun terkulai lemas, tangannya memeluk tubuhku, aku menciumi bibirnya sbgai tanda perhatian dan terima kasih yg teramat terkesan. & kami pun beristirahat dalam sisanya kenikmatan.

    Dan tanpa sadar, pintu rumah & pagar depan tidak kami tutup dari kami mulai bercinta hingga kami selesai. Tapi karena rumah ini di area cluster, maka tidak akan ada orang yg sembarangan kluar maduk rumah orang tanpa izin terlebih dahulu.

    Tetapi….,kontolku telah dapat izin resmi tuk masuk ke dalam lubang memek laura yg manis tanpa pungutan administrasi ap
     

Share This Page