Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Dewasa Bu Likha

Discussion in 'Cerita Panas' started by gunden, Dec 21, 2015.

  1. gunden

    gunden Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Dec 20, 2015
    Posting:
    26
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Dewasa Bu Likha – Beberapa hari ini ada yang dirasa mengganggu. Setiap kali membuka jendela kamar kost, bukan udara segar yang kudapat tetapi sederetan baju basah yang habis dicuci dan dijemur. Jarak antara jendela dengan jemuran juga sangat dekat hingga aku bisa mencium bau sabun cucit yang dipakai mencuci baju-baju yang dijemur karena baunya masuk ke dalam kamar.

    Kalau cuma baju aku nggak begitu peduli dan bisa memaklumi. Kamar kost tempat aku tinggal memang berada di kampung yang padat penduduk hingga sulit mendapatkan tanah longgar kendati hanya untuk tiang jemuran. Tetapi 2 hari lalu, cucian basah yang berada peris di depan jendela kamarku berupa cd wanita dan BH. Aku sampai menutup pintu kembali gara-gara disuguhi pemandangan itu.

    Kalau celana dalam yang dipajang G string atau janis lain yang biasa dipakai murid-murid perempuan di sekolahku, mungkin aku nggak keberatan. Setidaknya bisa untuk membayangkan hal-hal yang menggairahkan saat mau beronani karena kadang aku suka melakukannya kalau lagi horny. Tetapi ini, sudah warnanya pudar dan berukuran besar, juga kendor karena kelewat sering dipakai.

    CD dan BH itu pasti milik Bu Likha, istri Pak Rokhim. Beberapa hari lalu memang kulihat Bu Likha menyuruh Kang Sarno tetangga sebelah yang lain membuat tiang jemuran. Rupanya gara-gara tanah kosong di belakang rumahnya hendak dibangun oleh pemiliknya, ia harus memindahkan lokasi jemurannya. Aku tidak bisa protes karena tempat jemuran yang sekarang masih merupakan tanah milik Pak Rokhim.

    Pak Rokhim, pria berusia 54 tahun bekerja sebagai tukang kayu dengan beberapa anak buah. Namun sejak 6 bulan terakhir, karena mengalami kecelakaan saat bekerja, tulang punggungnya mengalami cedera sangat serius hingga mengalami kelumpuhan dan matanya berangsur menjadi rabun dan mengalami kebutaan. Untung Bu Likha sebagai tukang jahit pakaian wanita punya banyak pelanggan hingga meski suaminya tak lagi bisa mencari nafkah, masih memiliki sumber penghasilan.

    Sumber
     

Share This Page