Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Dewasa Fatamorgana Kuta

Discussion in 'Cerita Panas' started by brojoolll, Nov 26, 2015.

  1. brojoolll

    brojoolll Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Nov 26, 2015
    Posting:
    14
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Dewasa Fatamorgana Kuta – Bulan menyembul malu-malu dari balik rimbunan pohon-pohon dan bangunan-bangunan hotel sepanjang pantai Kuta. Desiran angin memyentuh kulitku sehingga membuat bulu-bulu di tangan terangkat naik dan turun. Aku masih asyik menyaksikan deburan ombak memecah pantai. Suaranya terdengar menggelegar saat ombak beradu dengan ombak yang lain. Di belakangku suara musik pun beradu dengan kerasnya, seolah ingin menyaingi deburan ombak yang menggelegar. Sedikit pun aku tidak terusik oleh musik buatan manusia, pandanganku hanya tertuju pada ombak yang bergulung-gulung memecah pantai.

    “Tolong, tolong, tolong!” jerit ketakutan datangnya dari arah punggungku, disertai gonggongan suara anjing.

    Aku segera bangkit dan mengejar arah gonggongan anjing. Tampak seorang wanita berkulit putih bersender pada tembok hotel, sambil melempar batu-batu kecil pada seekor anjing kampung. Aku mengambil tongkat kayu dan melempar dengan keras. Buk! Kaing, kaing, kaing, kaing. Rupanya lemparanku tepat mengenai anjing tersebut.

    “Terima kasih” ujar wanita tersebut seraya mengulurkan tangannya.

    Pesona wajahnya dan harum parfum yang keluar dari badanya membuat aku sedikit terpana.

    “Sama-sama, Ibu tidak apa?” sahutku dengan penuh perhatian.
    “Ya, tidak apa-apa, hanya sedikit takut” ujarnya.
    “Ibu tinggal dimana?” Dengan niat baik aku sampaikan.
    “Saya menginap di hotel ini” sambil tangannya menunjuk ke belakang.

    Persis pada posisi Ibu ini bersandar pada tembok hotel.

    “Tadi teman-teman beritahu kalau mau cepat balik ke hotel lewat jalan kampung ini. Tapi apes ya, malah di gonggong anjing. ” Ada nada ketakutan pada suaranya.
    “Kebetulan Bu, saya juga menginap di hotel ini, mau saya antar?” ujarku.

    Dia mengangguk tanda setuju. Kami pun bergegas meninggalkan jalan kampung tersebut. Takut kalau anjing-anjing lain keluar dan menggonggongi kita lagi.

    Code:
    http://www.indahnewz.com/cerita-dewasa-fatamorgana-kuta/
     
    Last edited by a moderator: Nov 27, 2015

Share This Page