Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Dewasa Guru Anakku

Discussion in 'Cerita Panas' started by amblooong, Nov 10, 2015.

  1. amblooong

    amblooong Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Nov 10, 2015
    Posting:
    11
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Dewasa Guru Anakku – Ibu muda ini bernama ibu Nita, dan ber anak satu yang masih duduk dibangku sekolah dasar. ekonominya hanya pas-pasan saja dan sayangnya IQ anaknya kurang tinggi. Sehingga ibu Nita yang sudah tau kalau anakknya enggak bakalan naik kelas 2. karenanya bu nita mencoba mendekati kepala sekolahnya yang bernama pak Roy. Rupanya pak Roy mengerti akan maksud dari kedatangan bu Nita tersebut.

    Dan untuk menghindari kecurigaan para guru lain di sekolah maka pak Roy menyuruh bu nita untuk bertemu dengannya di sebuah lobby hotel malam itu juga.

    “Anak ibu bisa naik kelas 2 tapi … ”
    “Tapi apa pak?” tanyaku cepat-cepat Pak Roy tak meneruskan ucapannya dia hanya menatapku dengan tajam tanpa reaksi apapun.
    “Berapa yang bapak minta?” tanyaku setelah beberapa lama kutunggu dia untuk melanjutkan ucapannya.
    “Ibu tak mungkin dapat memenuhinya kalau saya ucapkan!” katanya dengan nada datar.
    “Berapa lah pak, tolong anak saya” ucapku lirih dengan nada memelas
    “Eee…… 3 juta!”
    “3 juta!” kataku terkejut
    “Iya 3 juta”
    “Dari mana saya punya uang sebanyak itu, pak” kataku lagi yang masih terkejut.
    “Bila tak punya uang sebesar itu masih bisa ibu usahakan dengan cara yang lain”
    “Bagaimana caranya itu pak”
    “Asal ibu tak keberatan pasti bisa”
    “Iya tapi bagaimana pak!” tanyaku lagi.

    Setelah lama pak Roy berpikir panjang lalu dia berkata …..

    “Bagaimana kalau sebagai gantinya malam ini bu Nita bermalam di hotel bersama!” ucapnya pelan setengah berbisik ditelingaku.
    “APA!???” desisku terkejut.
    “Iya, bermalam bersama saya!” katanya lagi sambil tangannya melingkar dibahuku.
    ” Bagaimana? toh tak ada ruginya!” katanya lagi sambil merapatkan tubuhnya ketubuhku yang duduk disofa itu.

    Sumber
     

Share This Page