Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Dewasa Sarah Pramugari Cantik

Discussion in 'Cerita Panas' started by payahhhh, Feb 24, 2016.

  1. payahhhh

    payahhhh Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Feb 24, 2016
    Posting:
    19
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Dewasa Sarah Pramugari Cantik – Aku kenal Sarah ketika pulang dari rumah Oom Dhar. Perjalanan Jakarta – Semarang kami tempuh dengan naik pesawat. Tak ada yang istimewa dari perjalanan itu selain aku bisa berkenalan dengan salah seorang pramugarinya yang sexy. Namanya Sarah, tubuhnya sedikit kurus tapi payudaranya montok banget. Sebenarnya kulit tubuhnya agak gelap, tapi tak apalah, kesannya kayak cewek latin. Aku berpura-pura pergi ke toilet, tapi sebenarnya menemui cewe pramugari itu. Langsung saja aku ajak cewek itu berkenalan dan sok ramah tamah memberikan nomor HP. Dari situlah aku tahu bahwa Sarah yang berumur 28 tahun itu sudah menjanda tanpa anak. Dan akupun jadi tahu kalau Sarah hidup sendiri di sebuah rumah di daerah Bintaro.

    Ketika pesawatnya mendarat segera aku berpura-pura tidak bisa melepas sabuk pengamannya. Dengan senyum penuh pengertian Sarah datang membantu, tentu saja diiringi dengan ledekan keluargaku.

    “Mbak bisa bantu lepaskan sabuk pengaman saya.” pintaku.
    “Oh iya, tentu saja. Penerbangan pertama yah?” kata Sarah ramah.
    “Iya, begitulah.” jawabku.
    “Yah.. begitulah..” ledek Ingrid adikku yang kemudian segera aku pelototi. Keluarga segera turun lebih dulu seakan memberikan kesempatan padaku.

    Itulah yang aku suka dari keluargaku, selalu pengertian. Sehingga akupun memiliki kesempatan ketiga,

    “Geni abang napsu abang, manjingo ing jabang bayine Dony Bara. Geni abang napsu abang, manjingo ing jabang bayine wanito ing netro. Geni abang napsu abang, lebur dadi siji ing lebur jiwo. Leburen jiwane manungal ing jabang bayine Dony Bara. Lebur.. lebur.. lebur..”
    “Mbak Sarah..” Sarah yang masih sibuk melepaskan sabuk pengamanku yang segaja aku belitkan sebelumnya.

    Sumber
     

Share This Page