Agen Togel Online Indonesia Agen Poker BandarQ Sakong Online Vegasidr Situs Judi Terpercaya Agen Online Betting
Online Poker Terpercaya Live Casino Terpercaya Agen Casino Terpercaya Agen Betting Online Terpercaya
Japsex - Japanese Sex
Kalau tidak bisa membuka alamat lusuh.com, link alternatif bisa gunakan http://tinyurl.com/iplusuh. BOOKMARK link ini jangan IPnya
           
Agen Togel, Bintangnya Togel
   
Kalau tidak bisa membuka alamat lusuh.com, link alternatif bisa gunakan http://tinyurl.com/iplusuh. BOOKMARK link ini jangan IPnya
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Dewasa Suami Yang Sayang Istri

Discussion in 'Cerita Panas Keluarga' started by ngruweeet, Apr 1, 2016.

  1. ngruweeet

    ngruweeet Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Apr 1, 2016
    Posting:
    17
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Dewasa Suami Yang Sayang Istri – Malam semakin larut saat Denisa belum bisa memicingkan matanya, sudah sebulan suaminya tidak memberikan kemesraan diatas ranjang semenjak mereka menempati rumah barunya. Mungkin karena kesibukan kerjanya membuat Andi seperti tidak memperdulikan isterinya, padahal mereka masih terhitung pengantin baru meskipun masa perkawinan mereka telah berjalan tiga tahun dan belum mempunyai anak. Kepindahan Denisa itu dari pondok indah mertuanya, karenakan berbagai sebab.

    Gunjingan dari pihak keluarga suaminya, alias ibu mertua telah membuat wanita cantik yang berusia 25 tahun itu tidak lagi mau menggunakan akal sehatnya, demi untuk bisa hamil Denisa telah menempuh jalan pintas. Denisa tak ingin dikatakan wanita mandul padahal Denisa sudah banyak datang kepada dokter ahli kandungan dan semua dokter mengatakan bahwa Denisa sangat sehat dan subur, kedua pasangan suami isteri itu adalah pasangan yang tidak mandul, bahkan keturunan dari kedua belah pihak orang tua mereka banyak mempunyai anak.

    Mungkin Tuhan belum menghendaki pasangan suami isteri itu untuk mempunyai keturunan, akhirnya jalan pintas telah ditempuh Denisa, dengan mengalahkan logikanya sebagai seorang perempuan yang mempunyai latar belakang pendidikan sarjana ekonomi, dan sang suami ikut pula mendukung isterinya untuk menempuh jalan alternatip tersebut dengan mendatangi orang orang pintar alias dukun yang dianggap akan mampu memecahkan persoalan rumah tangga mereka. Demi cinta pada isterinya Andi rela berpayah payahmencari informasi dimana adanya orang pintar yang akan dikunjunginya.

    Pada saat makan siang disebuah rumah makan yang sederhana dekat dengan kantornya, sepintas Andi mendengar pembicaraan pemilik rumah makan itu, seorang perempuan setengah baya namun masih nampak kecantikan dan kesintalan tubuhnya. Dari Mbak Yuni pemilik rumah makan tersebut Andi akhirnya mendapatkan informasi bahwa ada orang pintar yang bernama Mbah Projo, karena sang pemilik rumah makan sering mengunjungi Mbah Projo untuk mendapatkan sesuatu agar rumah makannya tetap selalu laris.

    Maka berangkatlah pasangan suami isteri tersebut menuju sebuah dusun yang sangat terpencil yang jauh dari keramaian ibu kota, yaitu sebuah dusun bernama tengger yang ditempuh dalam waktu hampir lima jam dengan kendaraan roda empat. Dengan mengendarai mobil pribadi, Setelah tanya sana sini akhirnya Andi dan Denisa sampai juga pada sebuah rumah yang sangat sederhana bentuk bangunannya terbuat dari dinding papan dan agak jauh dari desa tengger sendiri. Rumah dukun tersebut menyendiri terpencil dan jauh dari rumah para penduduk setempat.

    Rumah mbah Projo terletak dibawah rimbunan pohon bambu betung namun tampak bersih dan rapih jauh dari kesan yang menyeramkan. Lalu pasangan suami isteri itu langsung disambut oleh mbah Projo sendiri, karena memang lelaki itu hanya tinggal sendirian dirumah yang ditempatinya. Mbah Projo berusia 50 tahun masih nampak sehat dan kekar dengan postur tubuhnya yang tinggi besar bahkan orang tak akan menyangka kalau mbah Projo telah berusia 50 tahun. Lelaki tua itu masih nampak seerti berumur 40 tahunan.

    Dengan hanya memakai celana komprang hitam bertelanjang dada, mbah Projo mempersilahkan Andi untuk masuk kedalam rumahnya sambil memandang pada Denisa. Pada saat mbah Projo menatap Denisa, perasaan isteri Andi yang cantik itu serasa terhanyut terbuai oleh alunan gelombang laut dan gairah birahi kewanitaannya serasa ada sesuatu yang menggelitik sekujur tubuhnya.Namun perasaan itu hanya sebentar saja seperti didalam mimpi.

    Sebelum Andi menceritakan niat dan tujuan kedatangan mereka, mbah Projo telah lebih dahulu berbicara,

    “ Tentu kalian datang kemari hanya untuk berobat agar mempunyai anak “ bukankah begitu Mas.

    Ya benar mbah jawab Denisa penuh semangat

    Mbah koq tau ya kalau tujuan kami kesini untuk itu sambung Andi

    Mbah Projo hanya tertawa kecil seraya berkata :

    “ perkara itu perkara mudah” asalkan kalian mau memenuhi syarat syaratnya yang kuminta, sebagai sarana pengobatannya.
    “Apa itu syaratnya mbah jawab Andi dan Denisa berbarengan”.

    Lalu mbah Projo dengan memejamkan matanya bicara seperti orang yang berbisik namun jelas dapat didengar oleh Andi dan Denisa.

    Pertama kalian sediakan minyak wangi kemala dan kain hitam tipis dua meter, dan untuk selanjut saya akan memeriksa dulu mas Andi, mungkin ada sesuatu yang jadi penghalang dari dalam tubuhmu. Dengan memegang telapak tangan Andi mbah Projo berkemak kemik membaca mantra. Tiba tiba saja Andi menjerit, sekujur tubuhnya seperti kepanasan seperti tersiram air panas. Kemudian mbah Projo berkata bahwa didalam tubuh Andi tidak ada gangguan apa pun dan juga tidak dari gangguan makhluk halus.

    Ketika tiba pada giliran isterinya Denisa, tiba tiba saja Denisa tertawa ngikik seperti kuda liar, dengan tubuh bergetar berkejat kejat Denisa tertawa tanpa henti. Dalam perasaan Denisa diliang vaginanya seperti ada yang menggelitik, saking tak dapat menahan nikmatnya hingga isteri Andi itu tertawa terkikik menahan rasa geli yang aneh. Lalu kemudian mbah Projo bicara perlahan dan dengan jelas dapat didengar oleh Andi. “ mas isteri mu ada sesuatu yang mengganggu dari dalam tubuhnya yang tidak nampak oleh kasat mata, hanya dapat dirasakan melalui netra batin, lalu mbah Projo memandang pada isterinya sambil berkata :

    Bagaimana bu apa yang ibu rasakan tadi, Denisa tak dapat menjawab hanya tertunduk diam bercampur rasa jengah. Nah untuk itu, ibu harus menetap tinggal disini beberapa hari, kata mbah Projo, dan itu kalau suami ibu tidak keberatan, “mas Andi cepat carikan minyak wangi yang saya pesan itu sebagai syaratnya, lagi pula barang itu agak sulit didapat, keciali hanya banyak dijual di toko minyak wangi orang orang arab dikota. Andi belum memberikan jawaban saat mbah Projo sudah masuk kedalam kamarnya untuk mengambil sesuatu. Dan tak berapa lama mbah Projo telah kembali kehadapan mereka dengan membawa dua mangkuk minuman Nah.. mas Andi dan isterinya silahkan diminum dulu jamu buatan saya biar tubuh kalian tidak terasa capek setelah perjalanan jauh.

    Kemudian pasangan suami isteri itu meminum jamu pemberian mbah Projo, tak berapa lama perasaan Andi bagaikan orang tidak mempunyai perasaan susah ataupun sedih, Andi selalu merasa enjoy seperti orang yang dimabuk ganja. Dan setiap pertanyaan mbah Projo selalu dijawab ya dan ya, tanpa ada bantahan. Lain lagi halnya dengan Denisa perasaannya diliputi dengan rasa sangat menyukai pada lelaki tua itu, didalam perasaannya selalu berandai andai, andaikan suaminya seperti mbah Projo ini, bertubuh kekar dan gempal dengan kulit kehitaman, dan dalam pandangan Denisa mbah Projo semakin Nampak macho hingga menggelitik birahi kewanitaannya.

    Tiba tiba mbah Projo berbisik pada Andi, mas isterinya mas akan saya mulai dengan pengobatan awal dulu ya, dan Andi pun mengangguk setuju, mbah Projo lalu menggandeng lengan Denisa diajak masuk kedalam kamar yang biasa dipakai oleh mbah Projo untuk mengobati pasiennya. Perasaan Denisa campur aduk antara penasaran dan senang. Begitu hebatnya dukun ini pikir Denisa, namun ia begitu sangat senang akan bisa punya anak setelah berobat pada orang tua ini.

    Setelah keduanya berada didalam kamar, mbah Projo lalu mendudukkan Denisa disebuah kursi yang tanpa sandaran, dari arah belakang mbah Projo berbisik ditelinga Denisa.

    “ Apa ibu sudah siap untuk menjalani syarat syaratnya seperti yang kita sepakati”
    “ Ya ya ya mbah…ka ka kalau itu sebagai jalannya “ jawab Denisa dengan sedikit gagap
    “ ibu sudah kepingin sekali khan punya anak” Ya mbaah, makanya kami datang kesini

    Bisikan mbah Projo ditelinga Denisa terasa begitu mesra dan hangat, karena sambil berbisik mbah Projo menggigit kecil daun telinga ibu muda itu, dan batang kejantanan mbah Projo serasa membesar dan panjang dalam celana komprangnya menggesek gesek punggung Denisa. Perempuan cantik itu tanpa sadar mulai mendesah nikmat, ketika dengan kedua telapak tangannya yang berjari jari besar, mbah Projo meremas lembut kedua bukit kembar Denisa.

    Isteri Andi semakin mandah saja ketika mbah Projo meloloskan pakaian atasnya, maka nampaklah buah dada Denisa yang mulai mengeras dengan kedua putingnya dari balik kutang yang berwarna hitam, dan sangat kontras dengan kulitnya yang putih mulus. Dengan dengus nafas penuh birahi mbah Projo menjilati leher jenjangnya sambil meremas remas susu Denisa yang masih mengkal yang belum pernah menyusui anak itu.

    “ Ooooh mmmmbah agggh “ Denisa melenguh nikmat saat kedua puting susunya dipelitir jari bah Projo, tersembulah keluar bukit indah itu setelah penutup puncak bukitnya ketika pengaitnya dilepas mbah Projo, dengan lincah lidah mbah Projo menjilati kedua putingnya, dan dengan sedikit gemes dengan deru nafas yang memburu, mbah Projo menggigit kelembutan susu yang masih padat itu.
    “Uuugh mbah bah”, Denisa semakin diamuk birahi ketika mbah Projo membaringkannya diranjang jati sambil memelorotkan celana dalam perempuan cantik itu yang mulai basah oleh cairan kewanitaannya.

    Denisa menjerit nikmat saat jari tengah mbah Projo yang besar dan kasar itu menerobos masuk kedalam liang vaginanya, dengan perlahan berirama lembut mengorek ngorek jari mbah Projo keluar masuk diliang vagina Denisa, “ Aduh mbah koq gini rasanya mbaaaah ampuuuun”.

    “ Kenapa bu…enak apa enak, ayo bilang
    “ Ouugh eeeeenaknya mbaaah” tapi sedikit nyeri.
    “ Ya ini baru jari saya bu… memang dasarnya memek ibu yang masih sempit karena belum punya anak, jadi sedikit sakit, Tapi suka khan buuu.
    “ Bukan itu tu tu mbah, jari mbah besar sekali rasanya…. Agggghhh mbah memang enaaaak.

    Nanti ibu tak kasih yang enak lagi, Nieh rasakan ya…., dengan meremas lembut susu Denisa yang kian mengeras putingnya, mbah Projo langsung menjilati liang vagina yang terasa begitu wangi saat mbah Projo mengendusnya, wangi khas wanita yang mulai dilanda birahi , tubuh ibu muda itu bergetar berkejat kejat ketika dengan rakus mbah Projo mengisap isap klitorisnya seperti mengisap permen karet.


    Code:
    http://www.komonews.net/2016/03/cerita-dewasa-suami-yang-sayang-istri.html
     
  2. chriso

    chriso Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Jul 13, 2016
    Posting:
    22
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Mataabbxxx
     
  3. abas2204

    abas2204 Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Jul 20, 2016
    Posting:
    17
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    mantengin ah
     
  4. keteluap

    keteluap Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Aug 6, 2016
    Posting:
    20
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    bangke,,
     
  5. lolophanter

    lolophanter Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Aug 31, 2016
    Posting:
    20
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1

Share This Page