Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Panas Pesta Hypersex

Discussion in 'Cerita Panas' started by molooorrr, Mar 14, 2016.

  1. molooorrr

    molooorrr Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Mar 14, 2016
    Posting:
    11
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Panas Pesta Hypersex – Sejak sore tadi hujan menggericik tak deras. Luisa berbaring di ranjangnya berselimut tebal. Pintu kamarnya terkunci rapat. Luisa mendehem-dehem nikmat, matanya sayu tapi nafasnya memburu.

    Sesekali kain selimut tersingkap sehingga beberapa bagian tubuhnya yang tak berbusana nampak dari luar.

    “Ahhhh.. ehhggg.. emhhhh..” Gadis itu terduduk dan menyingkap selimut tebalnya.

    Keringat dingin membasahi tubuhnya yang memang bugil sama sekali. Kepalanya mendongak-dongak menahan ilusinya ketika sebatang dildo bergoyang-goyang di liang vaginanya. Payudaranya yang berukuran 36 lengkap dengan putingnya yang kenyal membengkak menggairahkan. Lendir kawinnya sudah menggenang di sprei kasur.

    Tepat diatas lendir itu pussy Luisa yang besar berbulu tipis merekah disodok batang dildo ukuran L.

    “Uaahhhhh..” Orgasme telah diraihnya.

    Luisa terlentang lemas. Batang dildo itu masih menancap di pussy-nya. Enggan rupanya Luisa mencabutnya. Matanya terpejam, nafasnya masih terengah-engah.

    Tiba-tiba dering telpon mengganggunya.

    “Kring.. kring.kring…”
    “Hallo..” Luisa menerima telpon sambil menjilati ujung dildo yang barusan bersarang di pussy nya.
    “Luisa, hujan-hujan gini enaknya ngapain?” tanya suara di seberang.
    “Enaknya dikelonin kamu,” jawab Luisa sekenanya.
    “Hi.. hi.. kalau gitu, kamu saya undang deh. Sekarang ke Star Pub deh, kita tunggu. Jangan lupa be a sexy girl, okey?”
    “Klik..” Luisa segera meletakkan gagang telepon di induknya.

    ***** Luisa masuk ke dalam café kecil itu. Pintu masuk café nampak tertulis “CLOSE”, tapi tidak bagi anggota pub. Suasana di café sepi, tapi sayup-sayup Luisa mendengar gemuruh tawa di lantai atas. Luisa segera menuju ruang atas. Begitu Luisa masuk beberapa anggota lain segera menyambutnya.
     
    Last edited by a moderator: Mar 18, 2016

Share This Page