Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Seks Beli Obat Bonus Meki

Discussion in 'Cerita Panas' started by nyubiiii, Nov 5, 2015.

  1. nyubiiii

    nyubiiii Pemula

    Joined:
    Nov 5, 2015
    Posting:
    6
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    [​IMG]

    Cerita Seks Beli Obat Bonus Meki – Ku pacu sepeda motorku cukup kencang malam itu. Waktu sudah lewat tengah malam, dan aku tergesa-gesa mencari apotek karena Andrian, teman sebelah kamarku terkena alergi yang cukup parah. Salah sendiri memaksakan diri memakan kepiting saat tahu itu bisa membuatnya alergi. Alhasil, sekarang aku yang kebingungan mencarikan obat untuknya.

    Jalanan sudah sangat sepi, mungkin beberapa jam lagi akan tiba waktu subuh. Untungnya masih bisa kutemukan apotek 24 jam yang letaknya sekitar 6 kilometer dari tempat kost ku.

    Ku parkirkan motorku dan bergegas memasuki apotek. Hanya ada 1 orang yang berjaga, wanita dengan wajah yang cukup manis.

    “Malam, Mas. Ada yang bisa dibantu?” Tanya mbak penjaga apotek tersebut.
    “Ini Mbak, saya cari obat ini…” Jawabku sambil memberikan kertas kecil yang berisikan nama obat yang minta dicarikan Andri.
    “Sebentar mas saya lihat dulu ya.” Balas mbak penjaga sambil berlalu masuk membawa potongan kertas yang aku berikan.

    Aku yang masih terpacu adrenalin berusaha mengumpulkan nafas sambil melihat-lihat obat yang ada di etalase apotek. Karena haus, aku lantas mengambil air mineral yang ada di dalam kulkas disamping etalase obat tersebut.

    Mbak penjaga apotek pun kembali dari ruangan belakang.

    “Yah, Mas. Maaf untuk obat ini stok kami disini sedang habis. Stok masih ada di apotek cabang kami yang ada di sebelah selatan sana mas.” Jelas Mbak tersebut.
    “Beneran, Mbak? Duh, itu apoteknya ada dimana mbak? Gak bisa diambilin atau dianterin aja gitu, Mbak? Saya capek nih…” Pintaku.

    Memang aku mengendarai motor, namun adrenalin yang membuatku terburu-buru terbukti membuatku capek dan sedikit berkeringat.

    “Hmm, sebentar saya tanya apa ada penjaga di apotek sana yang sedang berjaga dan bisa mengantarkan ya mas…” Balasnya sambil kembali berlalu masuk.

    Aku pun kembali menghabiskan minumku dan duduk di bangku tunggu yang tersedia.
    Mbak apoteker keluar kembali tidak lama kemudian.

    Code:
    http://www.lensadunia.info/cerita-seks-beli-obat-bonus-meki/
     
    Last edited by a moderator: Nov 5, 2015

Share This Page