Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Seks Janda Canti Menggodaku Imanku

Discussion in 'Cerita Panas' started by mempeng, Feb 29, 2016.

  1. mempeng

    mempeng Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Feb 29, 2016
    Posting:
    16
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Seks Janda Canti Menggodaku Imanku – Udara pagi ini trasa sejuk skali, seakan mnyambut baik datangnya hari Minggu ini. Secerah wajah tante Ivone yang tengah bercengkrama dengan bunga bunga ditaman. Meskipun nampak angkuh, namun kcantikan wajahnya tak dapat disembunyikan.

    Aku baru saja selesai mandi dan berniat ngopi diteras rumah sambil menghirup udara pagi yang segar. Akan tetapi mataku mlihat tante Ivone tengah asyik menikmati keindahhan bunga ditaman depan rumah. Dengan gaya ala petani bunga Cibodas, tante Ivone nampak srius mmperhatikan tanaman itu.

    ” Pagi tan ” sapaku.
    ” Hmmm… ” balasnya tanpa berpaling dari rumpunan bunga.
    ” Mau aku buatin minum nda tan!? ” tanyaku lagi stengah mnawarkan jasa.
    ” Nda usah!! ” jawabnya juga seraya mmblakangiku.

    Aku tak mlihat tante Rita, Hendri ataupun Nita pagi ini.

    ” Ach, pada lari pagi kali? ” fikirku dalam hati.

    Aku kmbali mmperhatikan tante Ivone yg mmblakangiku. Mulai dari betisnya yg putih mulus mskipun nampak kurus, pahanya yg lebih mulus dari betisnya, bokongnya meskipun trbalut clana pendek, namun trlihat jelas lekukannya.

    ” Coba dia bisa aku tiduri seperti tante Rita ya? ” gumanku dalam hati.

    Belum habis lamunanku,tiba tiba kulihat tubuh tante Ivone trhuyung lemah ingin trsungkur. Dengan cepat aku mloncat dan mmegangi tubuhnya yg nyaris trsungkur itu, mninggalkan sisa lamunan cabulku.

    Kurangkul tubuhnya yg mulus dan trlihat lemas sekali.

    “Ga papa kan tan??” tanyaku penuh rasa khawatir, sraya mmapah tubuh tante Ivone.
    “Kpalaku trasa pusing Fad” jawab tante Ivone lemah.
    “Ya udah, istirahat aja didalam” saranku sambil terus memapahnya ke dalam rumah.
    “Akhirnya aku bisa mrangkulmu Vone” ucapku dalam hati.

    Ada sjuta kebahagian dihatiku karna mampu mrangkul tubuh si angkuh trsebut.

    Stelah brada didalam rumah, dengan perlahan kududukan tante Ivone disofa ruang tamu. Dengan mnarik nafas tante Ivone duduk dan brsandar pada sandaran sofa. Stelah itu aku melangkah mninggalkannya sendiri. Tak brapa lama aku kembali dngn sgelas air hangat dan mnghampiri tante Ivone yg tengah brsandar disandaran sofa.

    Sumber
     

Share This Page