Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Seks Nikmatnya Ngentot Gadis Cantik

Discussion in 'Cerita Panas' started by ngahngoh, Sep 10, 2015.

  1. ngahngoh

    ngahngoh Pemula

    Joined:
    Sep 10, 2015
    Posting:
    6
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Seks Nikmatnya Ngentot Gadis Cantik – Nama saya Firman, saya berusia 23 tahun dan saat ini saya kuliah dan bekerja. Cerita ini bermula pada saat saya jalan-jalan dengan teman-teman saya di suatu kawasan di Jakarta yang memang sudah cukup terkenal di kalangan anak muda.

    Saat saya sedang melintas di jalan Sudirman saya melihat seorang wanita dan saya menghentikan kendaraan saya lalu kami pun berkenalan.

    Wanita tersebut bernama Nia dan dia masih berumur 19 tahun dengan tinggi kurang lebih sekitar 175 dan dengan ukuran bra sekitar 36 C akhirnya saya menawarkan dia untuk mengantar pulang dan dia pun setuju, maka akhirnya kami jalan pulang tanpa ada apa-apa.

    Kesokan harinya pada pukul 10.00 Nia menghubungi saya via HP saya
    “Hallo, Firman ya?”
    “Siapa nih?”, tanya saya
    “Nia, masa lupa yang semalam kenalan..”
    “Oh, iya.. lagi dimana nih.”
    “Lagi di Blok M, kamu ada acara nggak hari ini?”
    “Ehmm, nggak ada tuh kenapa?”, jawab saya
    “Bisa jemput?”
    “Ya udah dimana?”
    “Di McDonald Blok M aja ya jam 11.00″
    “Ok”

    Singkat cerita langsung saya meluncur ke arah Blok M

    Sesampainya disana kami ngobrol sejenak lalu kami memutuskan untuk pergi.
    “Mau kemana nih?” tanya saya
    “Terserah kamu aja..”
    “Main kerumahku sebentar yuk mau nggak?”
    “Ok”, jawabnya dengan santai.
    “Ga takut?”, tanya saya
    “Takut apa?”
    “Kalo diperkosa gimana?”
    Tapi dia dengan santainya menjawab, “Ga usah diperkosa juga mau kok.. he.. he..” sambil melirik kearahku dan mencubit manja pinggangku.
    Kemudian saya bertanya, “Bener nih?”
    Dia menjawab, “Siapa takut?

    Sumber
     

Share This Page