Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Seks Pemuas Nafsu Anak Majikan

Discussion in 'Cerita Panas' started by kencreeek, Feb 15, 2016.

  1. kencreeek

    kencreeek Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Feb 15, 2016
    Posting:
    14
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Panas Pemuas Nafsu Anak Majikan – Namaku sebut saja ningsih (18) aku seorang pembantu rumah tangga di sebuah keluarga kaya raya di jakarta. Pekerjaan ini terpaksa aku lalukan karena aku hanya lulusan SMP dan aku butuh uang untuk membantu ekonomi keluargaku di kampung. Kata orang wajahku lumayan cantik dengan proporsi tubuh tinggi 164 cm dan berat 48 kg. Kulit ku juga bersih dan mulus.

    Terus terang aku senang sekali bekerja sebagai pembantu di keluarga Nyonya Rini ini. Majikanku penyabar memberi gaji bulanan yang cukup dan memperlakukanku dengan baik. Suami majikanku seorang pengusaha sementara Nyonya Rini seorang dosen.

    Kisah yang akan aku ceritakan ini bermula saat putra tunggal majikanku, Mas Rafy 22 tahun, pulang karena liburan dari kuliahnya di Australia. Saat aku baru menjadi pembantu mas Rafy sudah kuliah di Australia sehingga baru saat dia pulang liburan inilah aku bertemu dengannya.

    Putra majikanku itu ternyata juga ramah dan baik hati seperti ke dua orang tuanya, Dia juga tampan dan tubuhnya atletis. Hanya beberapa hari setelah bertemu aku sudah akrab denganya. Aku ngak menyangka kalau akau akan terlibat kisah asmara denganya.

    Singkat cerita, pagi itu aku di panggil oleh Putra majikanku itu. Sampai di kamarnya aku kaget banget karena waktu itu mas Rafy sedang nonton Film Dewasa. Aku kikuk banget tapi Mas Rafy santai sekali, sama sekali tidak malu meski ketahuan sedang nonton Film begituan.

    Aku jadi menundukkan kepala karena malu.

    “Mas rafy memanggil saya ada apa” tanyaku dengan gugup sambil berusaha untuk tidak melihat tontonan panas di TV 21 inci yang sedang di tonton oleh putra majikanku itu.
    “Iya tolong..rapikan tempat tidurku dan mejaku, aku mau mandi dulu.” Katanya setelah bangkit dari tempat tidurnya.

    Ia lalu menepuk bahuku dan pergi dengan santainya ke kamar mandi tanpa mematikan pesawat TV nya yang masih menayangkan film biru dari VCD.
     
    Last edited by a moderator: Feb 16, 2016

Share This Page