Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Seks Takut Hamil

Discussion in 'Cerita Panas' started by dejeee, Jan 15, 2016.

  1. dejeee

    dejeee Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Jan 15, 2016
    Posting:
    11
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Seks Takut Hamil – Kejadian ini terjadi beberapa tahun lalu ketika aku masih kuliah di suatu perguruan tinggi di kota BS. Saat itu, aku punya satu teman yang cukup dekat, Dian namanya. Dia gadis Solo tulen, yang kalem, sangat lemah lembut, baik dalam berbicara, berjalan, dan sebagainya. Pokoknya, cewek Solo seperti yang sering dideskripsikan orang ada padanya.

    Rambutnya panjang hingga menyentuh pinggangnya, kulitnya putih bersih mulus, tinggi sekitar 165 cm, dan berat badan yang tergolong kurus, mungkin hanya 40 kg atau malah bisa kurang. Hanya satu yang kurang dari dirinya, yaitu buahdadanya tidak menonjol seperti gadis lain di usianya. Karena ada salah satu teman dari kami yang memiliki payudara sangat menonjol, mungkin ada pada ukuran 36 atau malah 38. Gadis itu bernama Mia. Tapi cerita ini tidak berkisah tentang Mia.

    Sebenarnya antara diriku dan Dian tidak ada hubungan yang cukup relevan. Hanya dalam beberapa kali, secara tidak sengaja aku bersama dia dalam satu kereta menuju kota Solo. Akhirnya hal tersebut membuat kami menjadi lebih akrab. Kemudian kami juga punya satu kelompok informal, yang sering bertemu sekedar berhura-hura atau ‘cangkruk’ istilahnya. Kami saat itu masih semester 5, belum KKN, dan masih banyak terlibat kuliah-kuliah teori dan banyak berkutat pada tugas-tugas membuat makalah.

    Aku mendengar bahwa Dian baru saja putus dengan pacarnya, yaitu salah seorang dari kelompok kami juga. Cerita pastinya tidak kuketahui. Iseng, suatu sore aku datang ke kostnya yang kebetulan tidak jauh dari rumah kontrakanku. Dian menerimaku di teras rumah dengan menggunakan celana pendek santai dan kaos oblong. No problem, karena aku temannya, dan sudah beberapa kali ke situ.

    Aku bertanya kenapa Dian putus, dan apakah pacarnya tersebut yang menjadi penyebab perpisahan tersebut. Ternyata, hanya karena pertimbangan dari kakaknya, Dian rela berpisah karena alasan masih kuliah dan belum berpikir tentang hubungan yang serius dengan lawan jenis. Lucu. Saat duduk berdampingan itu, aku melirik ke kakinya yang jenjang, dan banyak ditumbuhi bulu-bulu halus.

    Code:
    Sumber
     
    Last edited by a moderator: Jan 17, 2016

Share This Page