Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Seks Teman Ibuku Guru Sexku

Discussion in 'Cerita Panas' started by tandhuuuk, Mar 21, 2016.

  1. tandhuuuk

    tandhuuuk Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Mar 19, 2016
    Posting:
    26
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Seks Teman Ibuku Guru Sexku – Bulan November 2004 saya mendapat kiriman email dari beberapa cewek yang membaca cerita saya, yang salah satunya dari Maria. Maria ternyata sekota dengan saya di pulau Lombok, umurnya baru 18 tahun, pelajar SMA yang terkenal di kota saya.

    Maria atau panggilannya Ria, gadis berkulit putih, tinggi 187 cm, berat 52 kg dan ukuran buah dadanya saya perkirakan 34B, betul-betul anak SMU yang baru berkembang. Awal perkenalan saya dengan Ria, kami janji bertemu di rental internet favorit saya dekat mall.

    “Hallo.. Om yang namanya Dani?” tanya seorang gadis SMU pada saya.
    “Iya.. Maria ya?” tanya saya kembali padanya sambil memperhatikan wajahnya yang manis, rambut hitam lurus sebahu dan masih memakai seragam SMU-nya.
    “Lagi ngapain Om?” tanyanya sambil duduk di kursi sebelah saya.
    “Riat email yang masuk nich, panggil aja Dani ya” pintaku.
    “Ya, panggil juga saya dengan Ria” jawabnya sambil mepet melihat ke arah monitor komputer.
    “Oke, Ria bolos sekolah ya, jangan keserinngan bolos loh” nasehatku.
    “Enggak kok, wong nggak ada guru, lagi ada rapat tuch”

    Wangi juga bau parfumnya, mana rok abu-abunya span lagi, si boy jadi bangkit nich. Wah, kalo bisa making love sama Ria, asyik juga.. Huh dasar lagi mumet nich otak, maunya si boy saja.

    “Ndi, Ria boleh tanya nggak?”
    “Boleh aja, Dani itu orangnya terbuka kok en’ fair, mau nanya apa?”
    “Kalo tamu ceweknya Dani ngajak jalan-jalan, bayar nggak?”
    “Oh itu, ya terserah ceweknya, pokoknya keliling Lombok ditanggung senang dech”
    “Masalah hotel, akomodasi dan lain-lain ditanggung tamu, gitu”
    “Kalo ML gimana?” tanya Ria antusias.
    “Kalo ML sich, terserah tamunya, kalo suka sama Dani, ayo aja”
    “Biasanya Dani selama ini dibayar berapa sich?”
    “Ya, kira-kira 500 ribu sampai 1 jutaan”
    “Itu berapa hari?”
    “Terserah tamunya aja mau berapa hari, okey, puas?”
    “Mmh..” guman Ria seperti ingin menanyakan sesuatu tapi ragu-ragu.
    “Kalo Ria udah pernah dicium belum atau udah pernah making love?” tanyaku.
    “Ih, si Om nanyanya gitu”
    “Ah, nggak usah malu sama Dani, ceritain aja”
    “Belum sich Ndi, cuma kalo nonton BF sering”
    “Jangan ditonton aja, praktek dong sama pacar” tantang saya sambil menepuk pundaknya.
    “Pacarnya Ria itu agak aneh kok”
    “Gimana kalo praktek sama Dani, ditanggung senang dan tidak bakalan hamil”
    “Hush, jangan aneh-aneh Ndi, Ria udah punya pacar lho”
    “Nggak aneh kok, kalo praktek pacar-pacaran” rayu saya, sepertinnya ada peluang nich. Saya harus merayunya supaya Ria tidak ragu-ragu lagi.
    “Iya sich, tapi..” jawabnya ragu-ragu.

    Setelah selesai membalas email yang masuk, saya berencana mengajak Ria ke pantai Senggigi, siapa tahu ada kesempatan, ya nggak pembaca. Ternyata Ria itu tinggal bersama ibunya yang masih berusia 47 tahun dan suaminya tugas keluar pulau selama beberapa bulan.

    Sumber
     

Share This Page