Agen Poker Terpercaya Agen Bola Terpercaya Japsex - Japanese Sex Cara Daftar Sbobet
   
  1. Di sini diharamkan adanya konten yang berhubungan dengan Child Pornography. Ban permanen akan diberlakukan langsung tanpa kompromi.
  2. AYo Login atau Register, dan temukan berbagai konten menarik lainnya.
    Sekarang juga sedang ada lomba lho! Mudah ikutnya, banyak hadiahnya!

Cerita Seks Yeyen Sungguh Luar Biasa

Discussion in 'Cerita Panas' started by gregess, Jan 4, 2016.

  1. gregess

    gregess Calon Anak Lusuh

    Joined:
    Jan 4, 2016
    Posting:
    14
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Cerita Seks Yeyen Sungguh Luar Biasa – “Masak apa Yen?” kataku sedikit mengejutkan adik iparku, yang saat itu sedang berdiri sambil memotong-motong tempe kesukaanku di meja dapur.
    “Ngagetin aja sih, hampir aja kena tangan nih,” katanya sambil menunjuk ibu jarinya dengan pisau yang dipegangnya. “Tapi nggak sampe keiris kan?” tanyaku menggoda.
    “Mbak Ratri kemana Mas, kok nggak sama-sama pulangnya?” tanyanya tanpa menolehku.
    “Dia lembur, nanti aku jemput habis magrib,” jawabku.
    “Kamu nggak ke kampus?” aku balik bertanya.
    “Tadi sebentar, tapi nggak jadi kuliah. Jadinya pulang cepat.”
    “Aauww,” teriak

    Yeyen tiba-tiba sambil memegangi salah satu jarinya. Aku langsung menghampirinya, dan kulihat memang ada darah menetes dari jari telunjuk kirinya.

    “Sini aku bersihin,” kataku sambil membungkusnya dengan serbet yang aku raih begitu saja dari atas meja makan.

    Yeyen nampak meringis saat aku menetesinya dengan Betadine, walau lukanya hanya luka irisan kecil saja sebenarnya. Beberapa saat aku menetesi jarinya itu sambil kubersihkan sisa-sisa darahnya. Yeyen nampak terlihat canggung saat tanganku terus membelai-belai jarinya.

    “Udah ah Mas,” katanya berusaha menarik jarinya dari genggamanku.

    Aku pura-pura tak mendengar, dam masih terus mengusapi jarinya dengan tanganku. Aku kemudian membimbing dia untuk duduk di kursi meja makan, sambil tanganku tak melepaskan tangannya. Sedangkan aku berdiri persis di sampingnya.

    “Udah nggak apa-apa kok Mas, Makasih ya,” katanya sambil menarik tangannya dari genggamanku.

    Kali ini ia berhasil melepaskannya.

    “Makanya jangan ngelamun dong. Kamu lagi inget Ma si Novan ya?” godaku sambil menepuk-nepuk lembut pundaknya.
    “Yee, nggak ada hubungannya, tau,” jawabnya cepat sambil mencubit punggung lenganku yang masih berada dipundaknya.

    Code:
    http://www.indahnewz.com/cerita-seks-yeyen-sungguh-luar-biasa/
     
    Last edited by a moderator: Jan 4, 2016

Share This Page